Advertisemen

Apa jadinya jika sebuah kalimat ditulis tanpa adaya sebuah spasi? tentu kalimat itu akan tampak begitu membingungkan, bahkan terlihat sangatlah semerawut dan membosankan. Sebuah spasi memisahkan kata demi kata yang kita tuliskan, spasi membuat keteraturan dan kenikmatan dalam sebuah kalimat, sehingga kita dapat menikmati sebuah tulisan yang baik. . Demikian juga halnya dengan kehidupan kita. Setiap orang pasti memerlukan rehat, jeda. Sebuah spasi dalam garis kehidupan yang panjang. Karena hidup tak selalu berjalan di atas garis lurus tanpa putus. Garis di jalanan pun tak melulu menyatu, ada yang terputus-putus. Ada kalanya sebuah rehat menyela, agar kita berjarak, dan memandang lebih jernih. . Waktu kita untuk beribadah adalah bagaikan spasi dalam sebuah tulisan. Rutinitas hidup tanpa ibadah sangatlah membosankan dan terlihat begitu rumit. Bahkan membuat kita tidak cukup mengerti terhadap kehidupan kita sendiri yang begitu kompleks. Dengan beribadah kita akan mengingat Allah, mengingat apa tujuan kita dilahirkan di dunia, mengingat dosa-dosa yang dilakukan, dan mengingat apa yang kita cari dalam hidup. Sehingga kehidupan akan lebih teratur, tidak membingungkan dan tidak semerawut layaknya sebuah tulisan tanpa spasi. . Kontribusi oleh @rizzty_ Follow 👉@hijrahcinta_ Follow 👉@hijrahcinta_ Follow 👉@hijrahcinta_
Advertisemen