Advertisemen

Admit it don’t bother denying. Because that means you’re lying to your self. Kau juga sudah pernah merasakan bukan? Lalu mengapa masih jatuh di lubang yang sama berkali-kali? Hai engkau mahluk ciptaan-Nya dengan sebaik-baik bentuk, tau kah? Bahkan keledai tak masuk ke lubang yang sama dua kali. Lantas engkau manusia dengan akal pikiran masih saja keliru menempatkan tempat berharap? Ya kawanmu ini pun pernah melakukan kesalahan ini, kesalahan yang sungguh tak diketahui penyebabnya. Penyebab sakitnya hati, hancurnya hati, matinya hati. Namun selama diri terus mencari dimana kebenaran hakiki. Insya Allah, Dia akan menunjukkan jalan untuk sampai ke kehidupan abadi. Sungguh perih melihat perilaku umat akhir zaman, saudara muslimku. Apa peranku sebagai kawanmu dan saudaramu? Aku hanya bisa memberitahu dan mangajak. Lihatlah betapa Maha Pengampunnya Tuhanmu: “Wahai anak Adam, sesungguhnya selama engkau berdoa kepada-Ku dan mengharap kepada-Ku, niscaya Aku mengampuni untukmu dosa yang ada padamu, dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, seandainya dosa-dosamu mencapai awan di langit, kemudian engkau mohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku mengampunimu, dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, sesungguhnya jika engkau menghadap-Ku dengan dosa sepenuh bumi, kemudian menemui-Ku, engkau tidak menyekutukan sesuatupun dengan-Ku, niscaya Aku menemuimu dengan ampunan seperti itu” (HR. Tirmidzi) Ayo kawan ayo menjadi seseorang hamba yang lebih mengharapkan-Nya. Berharap hanya kepada-Nya :) Kontribusi oleh alditalaya22 follow @hijrahcinta_ follow @hijrahcinta_ follow @hijrahcinta_
Advertisemen